Salah satu Modul/Aplikasi INAPORTNET yng informasi berbasis web dan mengintegrasikan aktivitas logistik sehingga stakeholder mendapat kemudahan memonitor dan mengelola alur dokumen, barang dan pembayaran serta asset yang dimiliki oleh stakeholder tersebut dengan mudah, aman, kapan pun dan dimana pun.

Uraian proses utama pada Modul iPort- Smart Cargo

  1. REQUEST SERVICES : DELIVERY CONTAINER
  2. Inlane Truck Carrier
    Sebelum melakukan Container Delivery maka kolaborasi antara Freight Forwarder POD atau EMKL atau Yang Dikuasakan harus mengatur jadwal pengambilan container yang disesuaikan dengan kesiapan armada truk pengangkutnya.
    Original Container DO (Delivery Order)
    Kebijakan dalam suatu manajemen petikemas pelabuhan setempat biasanya memerlukan Original DO yang harus ditunjukkan kepada Petugas Administrasi Petikemas pelabuhan setempat, yang merupakan indikator bahwa Yang Dikuasakan dalam hal ini bisa Freight Forwarder POD atau EMKL telah melunasi segala sesuatu yang berkenaan dengan kewajibannya kepada Shipping Agent POL/ POD seperti: Ocean Freight Cost dan lain-lain.
    Izin kepabeanan – SPPB
    Setiap container yang ingin dikeluarkan dari Lini I Pelabuhan setempat harus dilengkapi dengan SPPB jika container tersebut berasal dari luar negeri. Sedangkan untuk Antar Pulau tidak diperlukan izin dari Instansi Bea Cukai.
    BILLING SERVICES : PREVIEW DELIVERY INVOICE
    Setelah Request Delivery diajukan maka sistem aplikasi SMARTCARGO memberikan fasilitas kepada Pemilik Barang Yang Dikuasakan (Freight Forwarder POD atau EMKL) agar dapat melihat besaran Nota Delivery yang harus dibayar.
    E-PAYMENT SERVICES : DELIVERY INVOICE
    Pembayaran Nota Delivery dapat dilakukan dengan cara metode internet payment, host to host, over counter.

  3. REQUEST SERVICES : RECEIVING CONTAINER
  4. Dalam hal kegiatan penerimaan container di Terminal Peti Kemas, maka Perusahaan Pelayaran harus terlebih dahulu melakukan Booking Stack.
    Booking Stack dilakukan untuk jumlah atau total seluruh container dalam satuan box/Teus yang akan diangkut oleh kapal peti kemas yang diageni Perusahaan Pelayaran dalam satu kunjungan.
    Request Services : Booking Stack
    Shipping Agent POL mengajukan Booking Stack kepada Unit Kerja Perencanaan Terminal Petikemas.
    Permohonan elektronik tersebut diterima lalu diproses untuk pengalokasian Blok Area Penumpukannya dan disesuaikan dengan kapasitas lapangan (yard) yang tersedia.
    Billing Services : Preview Receiving Invoice
    Setelah Request Receiving diajukan maka sistem aplikasi SMARTCARGO memberikan fasilitas kepada Pemilik Barang Yang Dikuasakan (Freight Forwarder POD atau EMKL) agar dapat melihat besaran Nota Receiving yang harus dibayar.
    E-Payment Services : Receiving Invoice
    Metode pembayaran Nota Receiving dapat dilakukan dengan cara Internet Payment maupun H2H sebagaimana tertera seperti pada gambar 12 dan gambar 13 di atas.
    E-Job Slip : Print Kartu Stack (Kartu Export)
    Stack Card adalah indikator bahwasannya Freight Forwarder POL sudah melakukan pembayaran atas Nota Receiving. Dengan demikian kegiatan penerimaan peti kemas ekspor/ muat dapat segera dilakukan oleh Petugas Pintu (Gate-In) dan Operasi Lapangan Petikemas.

    Melalui INAPORTNET, layanan perijinan keluar masuk (clearance in/out) memiliki kemudahan :

    • Dilakukan secara elektronis sehingga cepat
    • Single submission. Shipping Line cukup mengajukan satu kali
    • Minim kesalahan
    • Integrasi dengan layanan pelabuhan lainnya
    • Percepatan pengeluaran dan penerimaan (Receving/Delivery)  barang dari dan ke pelabuhan

Pihak yang terlibat pada Modul iPORT- Smart Cargo

Main Proses Shipping Line PELINDO/IPC Freight Forwarde (FF) Trucking Bank Bank
Request Receiving/Delivey   v v    
Send Data to Inhouse Terminal / Biller v v      
Generate Invoice & payment   v v   v
Associate Trucking Company     v v  
Assignment Truck       v  
Print Gate Ticket   v   v  

Managed by ILCS (Subsidiary of IPC and TELKOM) with special arrangement to IPC/HUBLA© Company 2013