INAPORTNET adalah portal elektronis yang terbuka dan netral guna memfasilitasi pertukaran data dan informasi layanan kepelabuhanan  secara cepat,  aman, netral dan mudah yang terintegrasi dengan  instansi pemerintah terkait, badan usaha pelabuhan dan pelaku industri logistik untuk meningkatkan daya saing komunitas logistik Indonesia.

Pengguna Inaportnet adalah instansi pemerintah & badan usaha pelabuhan  serta pelaku industri logistik di Indonesia yang memanfaatkan jasa kepelabuhanan seperti:  shipping lines / agents, freight forwarder, CFS (Container Freight Station), Custom brokerage/PPJK, importir & exportir, depo container, warehouse, dan inland transportation (truk, kereta api dan tongkang).

Karakteristik

  1. Berbasis web : Selalu dapat diakses dimana saja dan kapan saja (24/7)
  2. Mudah digunakan
  3. Aman : Pertukaran data dan informasi terjamin kerahasiaannya
  4. Cerdas (Intelligent) : Sistem dapat menyesuaikan dengan kondisi pengguna.
  5. Netral : Tidak memihak, sistem hanya memberikan akses sesuai dengan tingkat kepentingan pengguna.
  6. Otomasi Bisnis Proses existing. Sistem hanya mengotomasi/streamline bisnis proses yang ada (sesuai dengan peraturan/ketentuan yang berlaku)
  7. Layanan terintegrasi.

Manfaat
Dengan ciri tersebut maka Inaportnet akan memberikan manfaat bagi komunitas logistik, antara lain sebagai berikut :

  1. Single submission.
  2. Layanan online,  Hemat waktu dan biaya
  3. Percepatan proses secara keseluruhan
  4. Kemampuan tracing  dan tracking.
  5. Minimisasi kesalahan pemasukan data dan dokumen
  6. Menerima integrasi data secara elektronis
  7. Dapat melakukan monitoring atas proses.
  8. Meningkatkan daya saing pelaku industri

Layanan
INAPORTNET dikembangkan secara bertahap baik dari jangkauan maupun jenis layanannya. Pada tahun 2013, layanan dimulai dari Pelabuhan Tanjung Priok dengan layanan meliputi :  layanan ijin kapal, layanan pengeluaran dan penerimaan container, layanan manifest domestik dan pembayaran secara elektronis.

Saat ini ada 3 layanan yang tersedia di INAPORTNET yaitu :

  1. Vessel Management System (VMS) : Layanan INAPORTNET yang terkait manajemen vessel (kapal), termasuk administrasi data kapal, sistem schedulling kapal (create line, voyage, service),  serta clearance kapal. Saat ini layanan ini hanya tersedia untuk proses layanan kapal di Jakarta.
  2. Manifest Domestik : Layanan INAPORTNET yang memungkinkan penyampaian manifest domestik secara elektronis dari shipping line pelabuhan asal ke shipping line pelabuhan tujuan dimana manifest elektronis tersebut dapat diakses oleh instansi  pemerintah terkait yang memiliki kewenangan.
  3. SmartCargo : Layanan INAPORTNET yang memungkinkan cargo owner / freight forwarder melakukan request service delivery (import) secara online berbasis web,  melakukan pembayaran jasa terminal (seperti biaya penumpukan, lift on/off dan lain-lain) secara elektronik, penunjukkan trucking,  sampai  dengan proses pengeluaran container. Layanan ini tersedia di Tanjung Priok khususnya untuk Terminal 3. Untuk proses receivering (ekspor) masih dalam pengembangan.
  4. Cargo Management System : Layanan ini merupakan lanjutan dari pengembangan Smartcargo, yang melakukan layanan terhadap cargo dan container management, meliputi cargo & container data administration, cargo and container tracking & tracing system, and  cargo loading / discharge schedulling system. Layanan ini direncanakan tersedia Q4 2013.

Mengapa INAPORTNET?
Performansi logistik Indonesia saat ini menjadi perhatian serius pemerintah dan swasta.  Hal ini sering diukur dari beberapa tolok ukur secara statistik seperti dwelling time, kontribusi biaya logistik atas GDP dan Logistik Performance Index (LPI).
Salah satu upaya yang danggap mampu secara cepat dan murah untuk meningkatkan performansi logistik Indonesia adalah pembenahan disisi soft infrastruktur yaitu penyediaan platform IT bagi komunitas logistik untuk bertukar data dan informasi secara terintegrasi.  Inilah yang juga dilakukan oleh negara negara yang  maju proses logistiknya. 
Ide ini bukan baru, salah satu wujudnya yang sudah berjalan dan sering disebut adalah INSW (Indonesia National Single Window) yang bisa disebut memiliki dua pilar yaitu Tradenet dan Portnet.
Jadi,  Inaportnet ini adalah salah satu portal INSW sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sistem Logistik Nasional  (SISLOGNAS) yang berdaya saing global.  Tujuan portal ini adalah untuk  menjamin terwujudnya sistem logistik nasional yang berdaya saing global.